🎉 Pidato Singkat Tentang Orang Munafik

CeramahSingkat Tentang Senyum Itu Adalah Ibadah - Lakaran (Virginia Gregory) Ceramah Singkat Tentang Senyum Teks Ceramah Agama tentang Tanda-Tanda Orang Munafik Demikianlah ceramah singkat yang saya sampaikan. Bersedekah pada saat kita sehat dan membutuhkan harta itu pada saat itu kita banyak sedekah. Duagolongan yakni munafik dan kufur tidak termasuk sebagai orang islam. Meskipun orang munafik itu seringkali menampakan ke Islamannya namun tetap bermuka dua. Secara lahiriah ia islam namun hatinya kafir. Kemudian orang yang beriman, kadang-kadang keimanannya kuat dan kadang-kadang keimanannya lemah. Keimanan mereka mengalami pasang dan surut. Munafikyaitu orang-orang yang menampakan keimanannya di hadapan orang banyak baik dengan ucapan, perbuatan, sikap maupun pengakuannya, tetapi pada kenyataannya tidak demikian . Dalam pandangan syariat , keberadaan orang-orang munafik lebih berbahaya dibandingkan dengan orang-orang kafir yang nyata-nyata memusuhi islam. Keempat orang munafik itu suka pamer dan memperlihatkan kebaikan serat jasa-sajanya. Sehingga sikap itu menjadikan dirinya suka sekali jika dipuji dan disanjung. Allah berfirman, "sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka dan apabila mereka berdiri untuk bershalat, mereka berdiri dengan malas. Masroziq- Pidato Tentang Munafik Beserta Hadisnya Singkat Pada kesempatan ini saya akan memberikan contoh pidato tentang munafik. Al-Ahzab ayat 17 Orang yang mampu belajar dalam menghadapi ujian atau cobaan maka derajat kemuliaanya akan ditinggikan oleh Allah. Dalam Islam telah dijelaskan tentang ciri-ciri orang munafik. Dengan demikian ia Diakhir surah Al-Munafiqun di ayat 9-11, ada pelajaran penting untuk orang-orang yang beriman. Ingat, tidaklah takut kepada kemunafikan kecuali orang yang beriman. Orang beriman itu selalu takut. Tidaklah merasa aman dari kemunafikan kecuali dia adalah orang munafik. Dia mengatakan, " Tidak mungkin saya munafik. Padapidato kali ini saya akan memberikan contoh pidato Islami tentang amal jariyah. Bagi sobat yang sedang mencari contoh pidato keagamaan dan islami bisa menggunakan tema pidato singkat ini. Dengan judul Pidato Islami Amal Jariyah. sampai-sampai pahalanya selalu mengali walaupun orang yang sudah beramal telah meninggal dunia. Yaitu amal PidatoTentang Munafik Beserta Hadisnya (Singkat) Assalamu'alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah 'ala ni'matillah La khaula wala quwwwata illa billah Allahumma sholli 'ala sayyidina wamaulana muhammadin Wa'ala alihi wasohbihi waman tabiahudah Ammaba'd Yang saya hormati . Yang saya hormati . Dan semua hadirin yang berbahagia Untukmengawali jumpa kita lewat kegiatan kuliah tujuh menit pidato singkat ini,. Isi sebuah pidato tentunya harus sesuai dengan tema atau acara dimana pidato tersebut akan disampaikan. "tanda orang munafik itu tiga apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji berdusta, dan jika dipercayai mengkhianati". Yang pertama orang tersebut apabila. TZdsj. Jakarta - Salah satu sifat yang amat dibenci Allah SWT adalah munafik. Ciri-ciri orang munafik telah disebutkan dalam Al Quran dan hadits. Apa saja?Menurut bahasa, munafik diartikan sebagai berpura-pura. Sedangkan menurut istilah, munafik artinya berpura-pura dalam suatu hal. Orang munafik juga disebut orang yang perkataannya tidak sesuai dengan tindakan atau SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 145 bahwa orang munafik akan ditempatkan pada neraka tingkatan paling bawah. Berikut firman-Nyaاِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ فِى الدَّرْكِ الْاَسْفَلِ مِنَ النَّارِۚ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيْرًاۙArab-latin innal-munāfiqīna fid-darkil-asfali minan-nār, wa lan tajida lahum naṣīrāArtinya "Sungguh, orang-orang munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka." QS. An-Nisa 145Menurut tafsir Kementerian Agama, ayat tersebut menjelaskan tentang peringatan terhadap orang munafik, bahwa mereka akan disiksa di neraka pada tingkatan paling bawah karena munafik adalah perbuatan paling orang-orang munafik disebut telah menipu Rasulullah SAW dan orang-orang mukmin. Maka, kelak mereka tidak akan mendapatkan penolong yang dapat menyelamatkan ataupun meringankan siksaan yang akan mereka Negatif Sifat MunafikDikutip dari buku Pendidikan Agama Islam oleh Tuti Yustiani, berikut dampak negatif yang timbul akibat sifat munafik1. Perbuatan munafik akan merugikan diri sendiri. Munafik juga termasuk salah satu penyakit hati yang dapat menutup hidayah dari Allah Orang munafik juga tidak akan dipercaya oleh orang lain karena mereka terkenal akan Munafik juga dapat memunculkan permusuhan atau ketidakharmonisan hubungan dalam kehidupan Merugikan dan menjerumuskan orang munafik diterangkan dengan jelas dalam Al Quran. Bahkan, Allah SWT menurunkan satu surat yang berisikan orang-orang munafik, yaitu Surat Al Munafiqun, surat ke-63 dalam mushaf Al Quran. Berikut ciri-ciri orang munafik sebagaimana terdapat dalam Al Quran dan hadits1. PendustaCiri orang munafik yang pertama adalah pendusta. Orang yang suka bedusta saat berbicara adalah orang yang munafik. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al Munafiqun ayat 1 sebagai berikutاِذَا جَاۤءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِ ۘوَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗ ۗوَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ - ١Artinya "Apabila orang-orang munafik datang kepadamu Muhammad, mereka berkata, "Kami mengakui, bahwa engkau adalah Rasul Allah." Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta." QS. Al Munafiqun 12. Khianat, Ingkar Janji, dan ZalimSementara itu, dalam sebuah hadits riwayat Muslim, disebutkan bahwa ada empat ciri-ciri orang munafik. Dari Abdullah bin 'Amr radhiyallahu 'anhu, ia berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا ، وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ وَإِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ ، وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَArtinya "Ada empat tanda, jika seseorang memiliki empat tanda ini, maka ia disebut munafik tulen. Jika ia memiliki salah satu tandanya, maka dalam dirinya ada tanda kemunafikan sampai ia meninggalkan perilaku tersebut, yaitu jika diberi amanat, khianat; jika berbicara, dusta; jika membuat perjanjian, tidak dipenuhi; jika berselisih, dia akan berbuat zalim." HR. Muslim3. Malas BeribadahCiri orang munafik lainnya adalah malas beribadah kepada Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam surat An-Nisa ayat 142اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْۚ وَاِذَا قَامُوْٓا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰىۙ يُرَاۤءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًاۖ - ١٤٢Artinya "Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria ingin dipuji di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali." QS. An-Nisa 1424. Mengajak pada KemungkaranDalam surat At Taubah ayat 67 disebutkan bahwa orang munafik adalah orang-orang yang fasik. Mereka mengajak untuk berbuat mungkar dan mencegah untuk berbuat وَالْمُنٰفِقٰتُ بَعْضُهُمْ مِّنْۢ بَعْضٍۘ يَأْمُرُوْنَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوْفِ وَيَقْبِضُوْنَ اَيْدِيَهُمْۗ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ - ٦٧Artinya "Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan mencegah perbuatan yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya kikir. Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka pula. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik." At-Taubah 67Ciri orang munafik berikutnya adalah suka mencela orang yang berbuat kebaikan. Klik halaman selanjutnya >>>>> Simak Video "Permintaan Maaf Wanita Simpan Al-Qur'an Dekat Sesajen-Akui Tertarik Islam" [GambasVideo 20detik] Kemunafikan adalah penyakit berbahaya. Awal Surat Al Baqarah mengisyaratkan dengan banyaknya ayat yang membicarakannya. Apa saja ciri-ciri orang munafik, berikut ini hadits dan penjelasannya. Pengertian Munafik dan NifakCiri-Ciri Orang Munafik1. Suka Berbohong2. Sering Mengingkari Janji3. BerkhianatPelajaran Hadits Pengertian Munafik dan Nifak Munafik المنافق adalah orang yang nifaq النفاق. Secara bahasa, nifaq artinya ketidaksamaan antara lahir dan batin. Jika ketidaksamaan itu dalam hal keyakinan, hatinya kafir tetapi mulutnya mengatakan beriman, maka ini adalah nifaq i’tiqadi. Setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam hijrah ke Madinah, ada munafik-munafik jenis ini dengan gembongnya bernama Abdullah bin Ubay bin Salul. Nifaq jenis inilah yang Allah firmankan di awal-awal Surat Al Baqarah وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آَمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ Di antara manusia ada yang mengatakan “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian,” pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. QS. Al-Baqarah 8 Karena kemunafikan itu masalah hati yang tersembunyi, maka tidak seorangpun yang bisa memastikan seseorang itu munafik atau bukan. Bahkan sahabat sekaliber Umar bin Khatab pun tidak mengetahuinya. Di antara para sahabat nabi, hanya Hudzaifah Ibnul Yaman yang tahu satu per satu siapa orang-orang munafik di Madinah. Beliaulah pemegang rahasia Rasulullah. Nifaq yang kedua adalah nifaq amali. Yakni melakukan pekerjaan orang-orang munafik, tetapi masih ada iman dalam hatinya. Nifaq amali tidak sampai mengeluarkan seseorang dari Islam, tetapi merupakan dosa besar yang harus dijauhi. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda dengan tentang ciri-ciri orang munafik آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ Tanda-tanda orang munafik ada tiga jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat. HR. Bukhari dan Muslim Jika para sahabat saja tidak mengetahui orang per orang siapa munafik, apalagi kita. Namun dari hadits ini, kita tahu tiga ciri atau tandanya. Jika ciri-ciri munafik ini ada pada seseorang, hendaklah waspada, jangan jadikan ia pemimpin bagi umat Islam. Namun yang lebih penting, dengan memperhatikan tanda-tanda ini kita mewaspadai diri kita agar jangan sampai kemunafikan hinggap dalam jiwa. 1. Suka Berbohong Ciri orang munafik yang pertama adalah suka berbohong. إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ jika berbicara ia berbohong Semakin sering berbohong, semakin dekat dengan kemunafikan. Semakin sering berdusta, semakin dekat ia dengan nifaq. Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjelaskan sifat seorang mukmin. Bahwa mungkin saja seorang mukmin itu penakut, mungkin saja bakhil, tetapi tidak mungkin seorang mukmin itu pembohong. قيل لرسول الله صلى الله عليه و سلم أيكون المؤمن جبانا فقال نعم فقيل له أيكون المؤمن بخيلا فقال نعم فقيل له أيكون المؤمن كذابا فقال لا Ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam “Apakah seorang mukmin bisa menjadi penakut?” Beliau menjawab Ya.” Beliau ditanya lagi “Apakah seorang mukmin bisa menjadi bakhil?” Nabi menjawab “Ya.” Lalu ditanyakan lagi “Apakah seorang mukmin bisa menjadi pembohong?” Beliau menjawab “Tidak!” HR. Malik dari Sofwan bin Sulaim dalam Al-Muwatha’ 2. Sering Mengingkari Janji Ciri orang munafik yang kedua adalah sering mengingkari janji. وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ dan jika berjanji ia mengingkari Semakin sering mengingkari janji, semakin dekat dengan kemunafikan. Semakin banyak ingkar janji, apalagi janji yang besar, semakin dekat ia dengan nifaq. Tanda munafik yang kedua ini tidak lebih mudah dihindari daripada tanda munafik pertama. Sering kali seorang muslim sudah mampu menjaga agar perkataannya benar, menghindari berbohong, tetapi ia masih mudah berjanji padahal ia tahu dirinya sulit memenuhi janji itu. Apalagi jika seseorang menjadi calon pemimpin; dorongan untuk berjanji biasanya lebih besar. Pada masa kampanye, agar dipilih, seseorang banyak berjanji. Janji ini janji itu. Lalu bagaimana setelah terpilih, apakah janji-janji itu dipenuhi? 3. Berkhianat Ciri orang munafik yang ketiga adalah sering mengkhianati amanah. وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ dan jika diberi amanah ia berkhianat Semakin sering mengkhianati amanah, semakin dekat dengan kemunafikan. Semakin besar amanah yang dikhianati, semakin jelas tanda kemunafikan. Amanah bentuknya bisa bermacam-macam. Bisa jadi ia adalah pekerjaan atau profesi yang di dalamnya ada kewajiban yang seharusnya kita penuhi. Bisa jadi ia adalah kepemimpinan yang kita telah mendapat kepercayaan mengembannya. Bahkan titipan barang dari orang lain agar kita menjaganya. Atau rahasia dari orang lain agar kita menyimpannya. Maka, marilah kita melakukan introspeksi diri agar tidak terjerumus dalam kemunafikan. Jika selama ini kita kurang komitmen terhadap kejujuran, mudah mengingkari janji atau menganggap remeh amanah, marilah kita banyak istighfar, bertaubat dan memperbaiki diri. Pelajaran Hadits Dari hadits shahih riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim di atas, kita mendapatkan banyak pelajaran penting. Antara lain sebagai berikut 1. Munafik adalah orang yang nifaq, antara lahir dan batinnya tidak sama bertolak belakang. Yang paling parah adalah ketika secara dzahir mengatakan beriman tetapi hatinya kafir. Inilah nifaq i’tiqadi. 2. Selain nifaq i’tiqadi, ada pula nifaq amali. Yakni perbuatannya menyerupai orang-orang munafik, namun dalam hatinya masih ada iman. Nifaq i’tiqadi mengeluarkan seseorang dari Islam. Sedangkan nifaq amali tidak sampai mengeluarkan dari Islam, tetapi merupakan dosa besar. 3. Meskipun orang munafik tidak dapat diketahui secara pasti, namun tanda-tandanya dapat dikenali. Terutama untuk nifaq amali. 4. Ciri-ciri munafik ada tiga yaitu jika berbicara ia dusta, jika berjanji ia mengingkari dan jika diberi amanah ia berkhianat. Demikian hadits tentang ciri-ciri orang munafik dan penjelasannya. Semoga Allah menjauhkan kita semua dari kemunafikan dan ciri-cirinya. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah] - Ketika umat Islam berjumlah mayoritas di suatu tempat dan memiliki pengaruh besar, terdapat sejumlah orang yang sebenarnya kafir, namun tidak berani berterus terang menolak ajaran Islam. Orang-orang tersebut dikenal dengan sebutan munafik. Dalam bahasa Arab, munafik artinya orang yang berpura-pura. Di masa kenabian, orang-orang tersebut mengaku Islam dan mengikuti Rasulullah SAW, namun menyembunyikan kekafiran dan permusuhannya terhadap Islam, sebagaimana dikutip dari buku Akidah Akhlak 2020 yang ditulis Subkhiatin Noor. Hal tersebut tergambar dalam surah Al-Baqarah ayat 8 "Sebagian dari manusia ada yang berkata, Kami beriman kepada Allah dan hari akhir.’ Padahal mereka tiada beriman," QS. Al-Baqarah 8. Pada perkembangannya, predikat munafik juga disematkan pada orang Islam yang kerap berbohong, malas menjalankan ibadah terutama ibadah wajib, serta memandang sepele ajaran Islam. Orang munafik ini diancam dengan balasan neraka di tingkat paling bawah, dibenci Allah SWT, serta di akhirat nanti akan dipisahkan dari golongan orang-orang beriman, sebagaimana firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 145 “Sesungguhnya orang-orang munafik itu [ditempatkan] pada tingkatan yang paling bawah dari neraka, dan sekali-kali mereka tidak akan mendapat seorang penolong pun," QS. An-Nisa 145. Sifat-sifat Orang Munafik dalam Islam Untuk mengenali orang munafik, Islam sudah menyebutkan sejumlah sifat-sifat munafik yang harus dijauhi. Berikut ini lima sifat orang munafik yang tertera dalam Al-Quran dan hadis Rasulullah yang dijelaskan dalam uraian "Menghindari Akhlak Tercela Orang Munfafik" yang diterbitkan Kementerian Agama Sering BerbohongBerbohong adalah berkata yang tidak sesuai kenyataan. Untuk disebut berbohong, harus ada unsur kesengajaan. Tujuannya agar orang lain percaya dengan dustanya tersebut. Perilaku bohong juga dilakukan ketika seseorang berkata suatu hal yang menyalahi tindakannya. Orang yang awam terhadap suatu perkara, lalu menyampaikan suatu pernyataan, kemudian diketahui bahwa perkataannya keliru tidak mutlak dianggap berbohong. Sebab, bisa jadi ia tidak bermaksud sengaja untuk mendustai orang lain. Dusta dan kebohongan adalah sifat orang-orang munafik, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW "Ciri-ciri munafik ada tiga, yaitu apabila berbicara banyak berbohong, apabila berjanji sering ingkar, apabila diberi amanat sering berkhianat,” Bukhari dan Muslim. 2. Ingkar JanjiSifat munafik yang kedua adalah kerap ingkar janji. Jika ia berjanji melakukan suatu perkara, maka janjinya tidak bisa dipercaya karena ia menganggap remeh hal tersebut. Ingkar janji yang paling besar dosanya adalah janji yang disertai dengan nama Allah SWT, sebagaimana tertera dalam surah At-Taubah ayat 75-77 "Dan di antara mereka ada yang berjanji kepada Allah Jika Allah memberikan sebagian dari karunia-Nya kepada kami, pasti kami bersedekah dan termasuk orang-orang saleh. Maka setelah Allah berikan kepada mereka sebagian dari karunia-Nya, mereka kikir dan berpaling. Maka Allah timbulkan kemunafikan di hati mereka sampai mereka menjumpai Allah, karena mereka telah ingkar janji kepada Allah dan karena mereka berdusta," QS. At-Taubah [9] 75-77. 3. Mengkhianati AmanahOrang munafik adalah orang yang menyia-nyiakan amanah orang lain. Ketika ia diserahi suatu tanggung jawab, ia mengkhianati tanggung jawab itu dan tidak melaksanakannya dengan maksimal. Balasan bagi orang munafik yang mengkhianati amanah adalah dibeberkan pengkhiatannya di hari kiamat, serta dipisahkan dari golongan orang-orang beriman, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW "Setiap penghianatan akan mendapat bendera [penanda] di hari kiamat, disebutkan ini penghianatan Si Fulan dan ini penghianatan Si Fulan," Bukhari dan Muslim. 4. Malas SalatSifat munafik yang lain adalah malas mengerjakan salat. Dalam Islam, salat adalah tiang agama dan merupakan rukun Islam yang kedua setelah mengucapkan syahadat. Perintah salat ini adalah titah agung dari Allah SWT dan diberikan langsung kepada Nabi Muhammad SAW di peristiwa Isra dan Mi'raj. Hal ini tertera dalam surah An-Nisa ayat 142 “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya [dengan salat] di hadapan manusia, dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali,” An-Nisa [4] 142. 5. Riya dan Mengejar PujianOrang munafik tidak bersikap ikhlas ketika melakukan kebaikan. Saat tidak ada orang lain, mereka malas-malasan, sementara itu, jika dilihat orang lain, maka ia tampak giat melakukan ibadah dan kebaikan tertentu. Orang munafik ini jatuh dalam perilaku riya, yaitu mengharapkan pujian dari orang lain. Di era teknologi seperti sekarang, setiap melakukan kebaikan, maka ia ingin agar dilihat oleh orang banyak dan disebarkan melalui media sosial atau bahkan dalam bentuk pencitraan agar memperoleh pujian dari orang lain. Hal ini disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya “Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil, yaitu riya [ingin dilihat dan mengharapkan pujian orang lain]. Allah akan mengatakan kepada mereka pada hari Kiamat tatkala memberikan balasan atas amal-amal manusia, 'Pergilah kepada orang-orang yang kalian berbuat riya kepada mereka di dunia. Apakah kalian akan mendapat balasan dari sisi mereka?',” Ahmad.Baca juga Bahaya Kemunafikan dan Ulama Hipokrit yang Kerap Menipu Umat Mengenal Istilah Syubhat Hukum dan Jenisnya Menurut Agama Islam Adab Pergaulan Remaja Menurut Islam dan Contoh Perilaku Menyimpang - Pendidikan Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Dhita Koesno

pidato singkat tentang orang munafik